PURWAKARTA, GLOBALSIAR.COM (02/10/2026) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan tanggapan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai aktivitasnya di kawasan Jatiluhur, Purwakarta. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di fasilitas pusat data atau data center di wilayah tersebut bukanlah untuk melakukan peresmian secara formal. Dedi menyatakan bahwa dirinya hanya sekadar mampir atau singgah di lokasi tersebut di sela-sela agenda kegiatannya yang padat.
Klarifikasi ini dipandang perlu setelah munculnya persepsi di tengah masyarakat yang menganggap kunjungan tersebut sebagai agenda protokoler kenegaraan atau peresmian resmi. Mantan Bupati Purwakarta ini menjelaskan bahwa sebagai figur publik yang aktif meninjau berbagai wilayah, ia kerap melihat perkembangan infrastruktur penting secara langsung. Namun, ia menekankan bahwa kapasitasnya saat itu tidak dalam posisi meresmikan bangunan atau fasilitas teknologi tersebut.
Menurut Dedi, kunjungannya ke pusat data tersebut lebih bersifat informal untuk melihat sejauh mana perkembangan teknologi dan infrastruktur digital yang ada di Jawa Barat. Ia sangat mengapresiasi adanya investasi strategis di sektor digital, namun ia mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilakukannya tidak disalahartikan sebagai tindakan melampaui kewenangan administratif yang ada saat ini. Fokus utamanya tetap pada pemantauan potensi daerah guna kemajuan provinsi di masa depan.
Situasi ini juga menunjukkan dinamika komunikasi di tengah masa kontestasi politik, di mana setiap pergerakan tokoh publik sering kali mendapat perhatian luas dan interpretasi beragam dari berbagai pihak. Dedi berharap penjelasan ini dapat mengakhiri spekulasi mengenai status kunjungannya ke fasilitas digital di Jatiluhur tersebut agar informasi yang tersampaikan ke publik tetap akurat. Laporan mengenai kunjungan dan klarifikasi Dedi Mulyadi ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
















