JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (30 SEPTEMBER 2026) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan respons tegas terkait peristiwa meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). Tito mengingatkan agar faktor kesehatan peserta tidak diabaikan dan mengimbau agar mereka yang memiliki riwayat penyakit tidak memaksakan diri mengikuti pelatihan fisik yang berat.
Beliau menekankan bahwa proses seleksi kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh dan transparan sebelum para abdi negara tersebut dikirim ke pusat pelatihan. Penilaian medis yang akurat dianggap krusial untuk memastikan bahwa setiap individu mampu menjalani rutinitas fisik militer tanpa membahayakan nyawa. Mendagri meminta setiap kepala instansi untuk lebih selektif dalam mengirimkan delegasinya.
Kejadian ini memicu evaluasi mendalam mengenai standar operasional prosedur dalam pelaksanaan bela negara bagi warga sipil. Pemerintah menegaskan bahwa meskipun tujuan program ini adalah untuk memperkuat pertahanan nasional, keselamatan jiwa tetap menjadi landasan utama yang harus dijunjung tinggi. Evaluasi berkala terhadap kondisi fisik peserta selama masa pelatihan juga diusulkan untuk diperketat.
Langkah-langkah preventif kini tengah dirumuskan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang, termasuk penyediaan fasilitas medis yang lebih responsif di lokasi latihan. Semua pihak diharapkan dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini guna menciptakan lingkungan pelatihan yang lebih aman dan terukur bagi seluruh peserta. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.












