BATANG, GLOBALSIAR.COM (26 SEPTEMBER 2026) – Jumlah warga yang diduga menjadi korban keracunan massal setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang dilaporkan terus bertambah secara signifikan. Hingga data terbaru diperbarui, total warga yang terdampak kini telah mencapai 589 orang. Lonjakan angka ini memicu kesiagaan penuh dari seluruh perangkat kesehatan di wilayah tersebut guna memberikan pertolongan medis secepat mungkin kepada para korban.
Berdasarkan rincian data kesehatan di lapangan, sebanyak 127 orang dari total ratusan korban tersebut hingga saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit dan puskesmas. Para pasien umumnya datang dengan keluhan medis yang serupa, mulai dari rasa mual yang hebat, pusing, hingga gejala dehidrasi akibat muntah terus-menerus. Tim medis dikerahkan secara maksimal untuk memastikan kondisi pasien yang masih dirawat dapat segera stabil dan pulih kembali.
Otoritas kesehatan bersama pihak kepolisian setempat telah bergerak cepat dengan mengamankan sampel makanan dari program uji coba tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Investigasi mendalam tengah dijalankan guna mengidentifikasi penyebab pasti dari insiden ini, termasuk memeriksa prosedur pengolahan makanan pada dapur umum yang ditunjuk. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pemberian makanan tambahan di wilayah Kabupaten Batang.
Pemerintah daerah saat ini fokus pada pemulihan kesehatan warga dan terus memantau perkembangan di setiap posko kesehatan yang didirikan secara mendadak. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan diri jika merasakan gejala gangguan pencernaan setelah mengonsumsi hidangan serupa. Laporan mengenai perkembangan terkini kasus dugaan keracunan massal di Batang ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.












