Trump dan Para Pemimpin AI Capai Kesepakatan Strategis Terkait Infrastruktur Energi Penyebab Utama Praktik Korupsi HGB dan HGU di Indonesia Terungkap Mashudi Resmi Mundur dari Jabatan Dirjen Pas Buntut Kasus Lapas Cibinong Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Strategis Prabowo Bentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi Listyo Sigit Tetap Sandang Status Polisi Aktif hingga 2027 Usai Dicopot dari Kapolri Prabowo Resmi Lantik Bahlil Lahadalia Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Headline

Bahlil Pastikan Impor Minyak Rusia Berlanjut Selama Ekonomis

badge-check


					(KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY) Perbesar

(KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (12/09/2026) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa pemerintah Indonesia masih membuka peluang besar untuk melanjutkan impor minyak mentah dari Rusia. Kebijakan ini akan terus dijalankan sepanjang memberikan keuntungan ekonomis yang signifikan bagi negara dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum internasional. Bahlil menekankan pentingnya efisiensi dalam pengadaan energi demi menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.

Menurut Bahlil, pemilihan mitra dagang energi didasarkan pada pertimbangan profesional dan pragmatis terkait harga pasar. Minyak Rusia yang sering ditawarkan dengan skema harga diskon menjadi daya tarik tersendiri bagi Pertamina untuk menekan biaya operasional pengadaan bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah terus memantau dinamika pasar global untuk memastikan bahwa setiap barel minyak yang diimpor memberikan nilai tambah terbaik bagi anggaran negara.

Pemerintah juga memastikan bahwa kerja sama ini tetap berada dalam koridor diplomasi yang aman dengan mempertimbangkan berbagai sanksi internasional yang ada. Langkah ini diambil secara hati-hati agar pengadaan energi nasional tidak terganggu oleh kendala teknis maupun regulasi eksternal. Kepastian pasokan energi tetap menjadi prioritas utama kementerian di tengah tantangan geopolitik dunia yang dinamis saat ini.

Integrasi pasokan energi dari berbagai sumber internasional, termasuk Rusia, diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. Bahlil menyatakan bahwa Indonesia tetap konsisten pada prinsip kepentingan nasional dalam setiap pengambilan keputusan strategis di sektor energi. Laporan mengenai kebijakan impor minyak ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Trump dan Para Pemimpin AI Capai Kesepakatan Strategis Terkait Infrastruktur Energi

1 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Penyebab Utama Praktik Korupsi HGB dan HGU di Indonesia Terungkap

1 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Mashudi Resmi Mundur dari Jabatan Dirjen Pas Buntut Kasus Lapas Cibinong

1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Strategis Prabowo Bentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi

1 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Listyo Sigit Tetap Sandang Status Polisi Aktif hingga 2027 Usai Dicopot dari Kapolri

1 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline