Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Sebanyak 3.370 Warga Sikka Mengungsi Akibat Gempa, Terbanyak di Pulau Palue

badge-check


					(Dok. Warga) Perbesar

(Dok. Warga)

SIKKA, GLOBALSIAR.COM (10 SEPTEMBER 2026) – Sebanyak 3.370 warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terpaksa meninggalkan kediaman mereka untuk mencari perlindungan di lokasi pengungsian pascagempa bumi melanda kawasan tersebut. Data terbaru menunjukkan bahwa konsentrasi pengungsi terbesar berada di wilayah Pulau Palue, di mana ribuan penduduk memilih menjauh dari area pesisir guna mengantisipasi potensi bahaya susulan.

Langkah evakuasi ini diambil secara mandiri maupun dibantu oleh petugas berwenang seiring dengan meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap stabilitas bangunan rumah mereka. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan akses ke tempat yang lebih aman. Meski belum ada laporan rinci mengenai kerusakan infrastruktur berat secara menyeluruh, mobilisasi massa tetap dilakukan sebagai tindakan preventif demi keselamatan warga.

Kondisi di Pulau Palue menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena akses logistik yang cukup menantang ke wilayah kepulauan tersebut. Sebagian besar pengungsi saat ini mendirikan tenda-tenda darurat di titik-titik ketinggian untuk menghindari risiko gempa susulan yang masih mungkin terjadi. Koordinasi antar instansi terkait terus diperkuat guna memantau perkembangan situasi di lokasi pengungsian serta memastikan ketersediaan kebutuhan dasar bagi para korban terpenuhi dengan baik.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah kabupaten tengah berupaya menyalurkan bantuan darurat berupa logistik dan obat-obatan ke titik-titik kumpul warga di seluruh wilayah terdampak. Upaya pemulihan dan penanganan pascabencana menjadi prioritas utama untuk menjamin keselamatan warga di wilayah terdampak gempa Sikka. Seluruh rangkaian laporan peristiwa ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline