Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026 Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial IU Siap Rilis Karya Baru pada September 2026, Rilis Video Teaser

Headline

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Aceh Tengah Meroket Hingga Rp 35 Ribu Akibat Kelangkaan

badge-check


					ILUSTRASI gas LPG 3kg Perbesar

ILUSTRASI gas LPG 3kg

ACEH TENGAH, GLOBALSIAR.COM (1 SEPTEMBER 2026) – Masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah kini tengah menghadapi tekanan ekonomi menyusul kelangkaan pasokan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram. Situasi sulit ini diperparah dengan melonjaknya harga jual di tingkat pengecer yang kini mencapai angka Rp 35.000 per tabung, sebuah nilai yang sangat jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Kondisi kelangkaan ini dilaporkan telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir, memaksa warga untuk mencari stok gas hingga ke desa-desa tetangga. Banyak konsumen, terutama ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung gas melon tersebut di pangkalan resmi, sehingga mereka terpaksa membeli di kios-kios kecil dengan harga yang tidak terkendali demi memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Dampak dari melambungnya harga gas subsidi ini mulai dirasakan secara nyata oleh para pedagang makanan skala kecil di Aceh Tengah yang sangat bergantung pada bahan bakar tersebut. Mereka menyatakan bahwa kenaikan biaya operasional ini mengancam keberlangsungan usaha mereka, sementara masyarakat umum berharap adanya langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut penyebab pasti kelangkaan dan menstabilkan kembali distribusi di lapangan.

Hingga saat ini, warga terus mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap rantai distribusi LPG 3 kg agar tepat sasaran dan tidak dipermainkan oleh spekulan. Penertiban di tingkat pangkalan hingga pengecer dipandang sangat mendesak dilakukan guna mengakhiri krisis energi yang membebani masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah tersebut, laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME

6 September 2026 - 07:00 WIB

Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026

5 September 2026 - 07:00 WIB

Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor

5 September 2026 - 03:00 WIB

Danantara Dorong Transformasi Menyeluruh Rumah Sakit BUMN di Bawah IHC

4 September 2026 - 20:03 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Biofuel, Hidrogen, hingga Konservasi Lewat Enam Kesepakatan

4 September 2026 - 19:30 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis