Menhan Sudan Temui Sjafrie Sjamsoeddin, Perkuat Sinergi Pertahanan RI-Sudan Insiden Tragis di Udara: Dua Jet Tempur Sukhoi Su-35 Rusia Tabrakan, Satu Pilot Gugur Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Ilegal yang Tersesat di Gunung Semeru Ketua LPS Klaim Amerika Serikat Tiru Strategi RI Kelola Dana SAL Malaysia Amankan Pilot Tambahan dalam Skandal Penyelundupan Narkotika ke Indonesia Tragedi Helikopter Jatuh di Malaysia, Lima Orang Tewas Terjebak Kabut Asap

Headline

Menhan Sudan Temui Sjafrie Sjamsoeddin, Perkuat Sinergi Pertahanan RI-Sudan

badge-check


					(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI ) Perbesar

(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (9 September 2026) – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, secara resmi menerima kunjungan Menteri Pertahanan Sudan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Pertemuan bilateral ini bertujuan untuk memperkokoh hubungan diplomatik serta memperluas cakrawala kerja sama di sektor pertahanan antara kedua negara. Dalam kesempatan tersebut, kedua menteri membahas berbagai isu strategis terkait keamanan kawasan dan upaya penguatan stabilitas internasional.

Diskusi mendalam difokuskan pada potensi kolaborasi di bidang industri pertahanan dan pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan militer. Indonesia dipandang oleh Sudan sebagai mitra yang memiliki kapabilitas mumpuni dalam memproduksi alutsista serta memiliki sistem pelatihan militer yang berkualitas. Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan kesiapan Indonesia untuk berbagi pengalaman dan teknologi guna mendukung kemajuan pertahanan kedua belah pihak.

Menteri Pertahanan Sudan menegaskan bahwa Indonesia merupakan sahabat lama yang senantiasa memiliki tempat khusus dalam sejarah diplomasi negaranya. Ia mengapresiasi kemajuan signifikan yang dicapai Indonesia dalam industri strategis dan menyatakan minat besar untuk menjalin kemitraan yang lebih teknis dan berkelanjutan. Kunjungan ini juga dipandang sebagai langkah krusial dalam menyatukan visi pertahanan terhadap tantangan keamanan global yang kian kompleks.

Sebagai tindak lanjut, kedua kementerian sepakat untuk menginisiasi pembentukan tim kerja bersama yang akan merumuskan detail implementasi dari kesepakatan yang telah dicapai. Langkah proaktif ini diharapkan mampu mengakselerasi realisasi kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedaulatan masing-masing negara. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insiden Tragis di Udara: Dua Jet Tempur Sukhoi Su-35 Rusia Tabrakan, Satu Pilot Gugur

9 September 2026 - 18:39 WIB

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Ilegal yang Tersesat di Gunung Semeru

9 September 2026 - 18:36 WIB

Ketua LPS Klaim Amerika Serikat Tiru Strategi RI Kelola Dana SAL

9 September 2026 - 18:33 WIB

Malaysia Amankan Pilot Tambahan dalam Skandal Penyelundupan Narkotika ke Indonesia

9 September 2026 - 18:30 WIB

Tragedi Helikopter Jatuh di Malaysia, Lima Orang Tewas Terjebak Kabut Asap

9 September 2026 - 15:12 WIB

Trending di Headline