Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026 Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial IU Siap Rilis Karya Baru pada September 2026, Rilis Video Teaser

Headline

Viral! Bulu Ketiak Warna-Warni Jadi Tren Ekspresi Diri di China

badge-check


					Viral! Bulu Ketiak Warna-Warni Jadi Tren Ekspresi Diri di China Perbesar

JAKARTA (GLOBALSIAR) – Sejumlah perempuan muda di China menjadikan bulu ketiak sebagai bagian dari ekspresi diri. Alih-alih mencukurnya, mereka memilih mewarnai rambut ketiak dengan warna-warna mencolok, mengubah bagian tubuh yang selama ini kerap dianggap tabu menjadi pernyataan mode sekaligus bentuk penegasan atas otonomi tubuh, demikian dilansir dari laporan media.

Tren tersebut kembali mendapat perhatian seiring maraknya unggahan di media sosial China, terutama di RedNote, platform gaya hidup yang populer di kalangan anak muda. Pengguna membagikan foto bulu ketiak yang diwarnai biru, kuning, pirang, hingga warna-warna cerah lainnya. Sebagian bahkan membagikan tutorial pemutihan dan pewarnaan, disertai peringatan mengenai kemungkinan iritasi kulit serta warna yang mudah memudar.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun 2011, Lady Gaga pernah menarik perhatian publik setelah tampil dengan bulu ketiak berwarna hijau. Setelah itu, tren mewarnai bulu ketiak dan menghiasnya dengan glitter atau yang dikenal sebagai glitter pits turut berkembang di berbagai negara melalui media sosial.

Bagi sebagian perempuan China, tren tersebut bukan sekadar eksperimen kecantikan. Xiaokui, seorang perempuan muda yang menggunakan nama samaran, mengatakan pengalaman masa kecil membuatnya merasa malu terhadap bulu ketiaknya saat seorang teman mempertanyakannya di sekolah dasar. Menurut laporan media China 36Kr, pengalaman tersebut membuatnya memandang bulu ketiak sebagai sesuatu yang tidak menarik, kotor, dan identik dengan bau. Selama bertahun-tahun ia mencukur bulu ketiaknya, namun setelah melihat seorang influencer tampil dengan bulu ketiak berwarna merah muda cerah, ia terdorong mencoba pendekatan berbeda dan mewarnainya menjadi pirang. Respons positif dari teman-temannya membuatnya merasa lebih percaya diri.

Pengalaman serupa dialami Shanshan yang terinspirasi penampilan Lady Gaga dengan bulu ketiak hijau, sehingga ia memilih mewarnai rambut ketiaknya menjadi kuning. Setelah melakukan pewarnaan sebanyak tiga kali, ia mengaku semakin nyaman dengan penampilan alaminya.

Menariknya, stigma terhadap bulu ketiak di China tidak selalu sekuat sekarang. Dalam tradisi Konfusianisme, terdapat gagasan bahwa tubuh merupakan pemberian orang tua sehingga perubahan terhadap tubuh tidak dianjurkan secara sembarangan. Namun, representasi perempuan dalam karya seni China masa lalu, seperti lukisan dari era Dinasti Song (960-1279), menampilkan sosok perempuan dengan bagian ketiak yang terlihat. Sejumlah pengamat budaya menilai stigma terhadap bulu ketiak di China kemungkinan dipengaruhi oleh masuknya standar kecantikan dari Barat pada 1980-an dan 1990-an, seiring meluasnya konsumsi film, televisi, majalah mode, serta iklan produk kecantikan yang memperkenalkan gagasan feminitas ideal identik dengan kulit mulus dan bebas rambut. Produk pencukur dan penghilang bulu kemudian memperkuat standar tersebut, namun standar itu perlahan mendapat tantangan dari gerakan body positivity yang mendorong penerimaan terhadap beragam karakteristik tubuh.

[Red/SKP]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zhoumi Super Junior-M Ditunjuk sebagai CEO Perusahaan Gabungan SM-TME

6 September 2026 - 07:00 WIB

Mengintip Replika Tembok Konstantinopel di Balik Layar Serial Mehmed: Fetihler Sultanı

5 September 2026 - 13:00 WIB

Undertale: The Determination Symphony Hadir di Jakarta 11 Oktober 2026

5 September 2026 - 07:00 WIB

Ekonom: Kerja Sama Indonesia-Rusia Positif untuk Perluasan Ekspor

5 September 2026 - 03:00 WIB

Vicky Shu Akui Hobi Berdagang, Tak Gengsi Cari Job hingga Jualan di Media Sosial

4 September 2026 - 22:37 WIB

Trending di Entertainment