BEIJING, GLOBALSIAR.COM (28/10/2026) – Dunia sepak bola internasional dikejutkan dengan keputusan mendadak tiga perusahaan raksasa asal China yang secara resmi menghentikan kerja sama sponsor dengan bintang Real Madrid, Kylian Mbappe. Langkah tegas ini diambil setelah penyerang timnas Perancis tersebut melontarkan pernyataan kontroversial yang dianggap menyinggung sensitivitas nasional di China. Ketiga perusahaan yang mengambil sikap keras tersebut adalah produsen produk susu Mengniu, merek ponsel pintar Vivo, dan raksasa elektronik Hisense.
Pemutusan hubungan kerja sama secara sepihak ini berdampak besar pada portofolio komersial sang pemain di pasar Asia, mengingat China merupakan salah satu pilar pendapatan terbesarnya di luar Eropa. Pihak sponsor dalam keterangan singkatnya menyatakan bahwa nilai-nilai yang dianut perusahaan tidak lagi sejalan dengan perilaku publik yang ditunjukkan oleh Mbappe baru-baru ini. Reaksi keras dari pasar domestik China bahkan telah memicu gelombang boikot yang meluas di berbagai platform media sosial sebelum pengumuman resmi pemutusan kontrak diterbitkan.
Para analis pemasaran olahraga menilai bahwa insiden ini merupakan kerugian finansial yang signifikan bagi Mbappe, mengingat nilai kontrak dari ketiga brand besar tersebut diperkirakan mencapai jutaan euro per tahun. Selain kehilangan pendapatan langsung, citra personal Mbappe sebagai ikon global di kawasan Asia Timur juga terancam mengalami penurunan drastis dalam jangka panjang. Hingga saat ini, pihak manajemen Kylian Mbappe maupun perwakilan klub Real Madrid belum memberikan tanggapan resmi terkait pemutusan kontrak yang terjadi secara serentak tersebut.
Kejadian ini menambah panjang daftar atlet elit dunia yang harus berhadapan dengan konsekuensi ekonomi berat akibat sikap politik atau pernyataan sensitif di pasar internasional yang kompetitif. Fenomena ini sekaligus menunjukkan betapa besarnya pengaruh opini publik dan kedaulatan pasar domestik China terhadap kelangsungan karier komersial para pesohor dunia di panggung global. Laporan ini disusun kembali dan diperbarui oleh GlobalSiar berdasarkan perkembangan situasi terkini di lapangan.















