NDUGA, GLOBALSIAR.COM (24 OKTOBER 2026) – Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema berhasil mengamankan satu pucuk senapan dan uang tunai senilai Rp 88 juta setelah terlibat kontak senjata dengan kelompok bersenjata di wilayah Nduga, Papua Pegunungan. Insiden tersebut terjadi saat personel militer tengah melaksanakan patroli keamanan rutin guna memantau pergerakan kelompok separatis yang kerap meresahkan masyarakat di kawasan tersebut.
Baku tembak pecah ketika personel TNI mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan dari kelompok tersebut di salah satu titik persembunyian mereka. Setelah situasi berhasil dikendalikan dan kelompok tersebut melarikan diri ke dalam hutan, petugas segera melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Dalam proses penggeledahan, tim menemukan berbagai barang bukti yang ditinggalkan, termasuk senjata api laras panjang yang siap digunakan.
Selain senjata, penemuan uang tunai dalam jumlah cukup besar yakni Rp 88 juta menjadi perhatian serius dalam investigasi ini. Pihak keamanan menduga dana tersebut berkaitan dengan logistik atau pembiayaan operasional kelompok bersenjata di wilayah Nduga. Hingga saat ini, pengejaran terhadap anggota kelompok yang melarikan diri masih terus dilakukan dengan memperketat pengamanan di jalur-jalur pelarian yang potensial.
Seluruh barang bukti yang disita kini telah diserahkan kepada pihak terkait untuk keperluan penyelidikan mendalam guna mengungkap jaringan dan sumber pendanaan kelompok tersebut. TNI memastikan bahwa operasi keamanan di Papua akan terus ditingkatkan demi menjamin keselamatan warga sipil dan stabilitas wilayah dari segala bentuk ancaman kekerasan. Laporan ini ditulis ulang oleh GlobalSiar berdasarkan perkembangan situasi terkini di lapangan.














