BANJARMASIN, GLOBALSIAR.COM (24 OKTOBER 2026) – Peristiwa memilukan terjadi di Kalimantan Selatan setelah seorang relawan pemadam kebakaran (Damkar) dilaporkan gugur usai berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Relawan yang dikenal gigih ini mengembuskan napas terakhirnya tepat setelah menyelesaikan tugas pemadaman yang menguras energi dan mempertaruhkan keselamatan jiwanya.
Kondisi lapangan yang penuh dengan asap pebal serta paparan panas ekstrem diduga kuat menjadi faktor utama yang mempengaruhi kondisi kesehatan korban secara drastis di lokasi kejadian. Meskipun rekan-rekan sesama relawan sempat memberikan pertolongan pertama, nyawa pejuang lingkungan ini tidak dapat diselamatkan, meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh tim satuan tugas penanganan karhutla di daerah tersebut.
Suasana haru semakin memuncak ketika diketahui bahwa anak sulung almarhum terus mencari keberadaan ayahnya yang tak kunjung pulang ke rumah. Kepergian sosok kepala keluarga ini menjadi pengingat keras akan tingginya risiko yang dihadapi oleh para relawan pemadam kebakaran hutan yang bekerja tanpa mengenal waktu demi melindungi masyarakat dari ancaman polusi asap dan kerusakan alam.
Hingga saat ini, pihak terkait terus memberikan dukungan moral kepada pihak keluarga yang ditinggalkan akibat musibah ini. Dedikasi almarhum diharapkan menjadi inspirasi sekaligus perhatian bagi pemerintah untuk memperkuat jaminan keselamatan bagi para relawan yang berada di garis terdepan penanganan bencana alam di Indonesia, dan laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.













