Dikembangkan Kreator Asal Wonogiri, Slendro AI Tawarkan Ratusan Fitur untuk Produksi Konten Digital Dinamika Ekonomi Era Prabowo: Upah Buruh Meningkat di Tengah Penurunan Kelas Menengah JPU Tegaskan Peran Febrie Adriansyah dalam Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Polisi Bantah Tangkap Aktivis Greenpeace Saat Aksi di Bundaran HI Ketua KPK Surati Panglima TNI Terkait Dugaan Keterlibatan Prajurit di Kasus Labuhanbatu Langkah Besar Pangeran Harry Menuju Rekonsiliasi dengan Raja Charles dan Pangeran William

Headline

JPU Tegaskan Peran Febrie Adriansyah dalam Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha

badge-check


					(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati ) Perbesar

(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati )

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (21/10/2026) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara tegas menyatakan bahwa surat dakwaan terhadap Febrie Adriansyah telah disusun secara komprehensif dan cermat. Dokumen hukum tersebut secara detail menguraikan peran krusial terdakwa dalam dugaan tindak pidana pemerasan yang menyasar seorang pengusaha. Penegasan ini disampaikan sebagai respons langsung untuk menyanggah nota keberatan atau eksepsi yang sebelumnya diajukan oleh tim penasihat hukum terdakwa di persidangan.

Dalam pemaparannya, jaksa menjelaskan bahwa setiap elemen pasal yang disangkakan telah terpenuhi dalam konstruksi perkara yang dibangun. JPU menguraikan mekanisme bagaimana dugaan pemerasan tersebut berlangsung, termasuk posisi strategis Febrie yang diduga menyalahgunakan kewenangannya untuk menekan pihak swasta demi keuntungan finansial pribadi. Penjelasan ini bertujuan memberikan gambaran utuh kepada majelis hakim mengenai alasan perkara ini harus tetap dilanjutkan ke tahap pembuktian.

Terkait dengan argumen pihak terdakwa yang menyebut dakwaan bersifat kabur atau tidak jelas, JPU membantah keras klaim tersebut dengan menyodorkan poin-poin yuridis yang sistematis. Jaksa menilai bahwa uraian mengenai tempot (waktu) dan locus (tempat) kejadian perkara, serta rincian modus operandi, sudah dijabarkan secara gamblang dalam berkas perkara. Oleh karena itu, jaksa meminta agar majelis hakim menolak seluruh keberatan terdakwa dan tetap berpegang pada substansi dakwaan yang telah disusun.

Kasus ini menjadi perhatian luas mengingat posisi terdakwa sebagai mantan pejabat tinggi di institusi penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan kejahatan. Integritas sistem peradilan kini menjadi sorotan utama publik dalam mengawal jalannya persidangan yang melibatkan dugaan penyalahgunaan jabatan dan pemerasan ini.

Sidang lanjutan akan terus bergulir dengan agenda mendengarkan putusan sela dari majelis hakim untuk menentukan apakah kasus ini dapat diteruskan ke pemeriksaan saksi-saksi. Pihak kejaksaan menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan bukti-bukti pendukung yang lebih kuat guna memperjelas keterlibatan terdakwa dalam skandal yang menggemparkan sektor hukum nasional tersebut. Laporan ini merupakan hasil analisis fakta persidangan yang dihimpun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinamika Ekonomi Era Prabowo: Upah Buruh Meningkat di Tengah Penurunan Kelas Menengah

21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Polisi Bantah Tangkap Aktivis Greenpeace Saat Aksi di Bundaran HI

21 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Ketua KPK Surati Panglima TNI Terkait Dugaan Keterlibatan Prajurit di Kasus Labuhanbatu

21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Langkah Besar Pangeran Harry Menuju Rekonsiliasi dengan Raja Charles dan Pangeran William

21 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Boeing Perbarui Sistem Sensor 737 MAX Demi Keselamatan Penerbangan

21 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Trending di Headline