Polisi Amankan Lima Aktivis Greenpeace yang Beraksi di Bundaran HI Polisi Selidiki Penanaman Sawit di Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya Trump Inisiasi Pertemuan Trilateral dengan Xi Jinping dan Putin di China untuk Stabilitas Global Pramono Anung Terima Hibah Dua Tanah Rampasan KPK untuk Fasilitas Publik Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Otoritas Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer Dirjen Imigrasi Tegaskan WNI yang Menjadi Tentara Rusia Merupakan Korban

Headline

Dirjen Imigrasi Tegaskan WNI yang Menjadi Tentara Rusia Merupakan Korban

badge-check


					(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI ) Perbesar

(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (20 OKTOBER 2026) – Direktur Jenderal Imigrasi memberikan pernyataan resmi terkait temuan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam dinas militer Rusia. Pihak otoritas menyatakan bahwa para individu tersebut pada dasarnya merupakan korban dari skema rekrutmen yang menyesatkan dan tidak didasari oleh keinginan politik pribadi untuk terlibat dalam konflik bersenjata.

Berdasarkan hasil penelusuran mendalam, terungkap bahwa sebagian besar WNI ini awalnya dijanjikan pekerjaan di sektor non-militer dengan kompensasi yang sangat menggiurkan. Namun, setibanya di lokasi, mereka justru diarahkan untuk masuk ke dalam barisan pertahanan militer melalui kontrak yang tidak dipahami sepenuhnya, yang menunjukkan adanya unsur penipuan dalam proses pemberangkatan tersebut.

Pemerintah saat ini sedang melakukan koordinasi lintas sektoral untuk melakukan perlindungan serta upaya evakuasi bagi para warga tersebut. Dirjen Imigrasi menekankan pentingnya diplomasi luar negeri guna mengklarifikasi status para WNI ini agar mereka tidak mendapatkan sanksi hukum yang berat sekembalinya ke tanah air, mengingat status mereka yang dikategorikan sebagai korban eksploitasi.

Selain upaya penyelamatan, pengawasan di pintu-pintu keberangkatan internasional juga semakin diperketat guna mencegah jatuhnya korban baru dalam modus operandi serupa. Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi setiap tawaran pekerjaan luar negeri melalui saluran resmi pemerintah.Hingga saat ini, proses identifikasi terhadap jumlah pasti WNI yang terdampak masih terus berlangsung dengan melibatkan atase pertahanan dan kedutaan besar terkait. Langkah-langkah preventif terus disosialisasikan untuk membentengi warga negara dari jaringan rekrutmen ilegal yang memanfaatkan situasi ekonomi dan konflik global,sebagaimana laporan ini telah disusun kembali dan diperbarui oleh GlobalSiar.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Lima Aktivis Greenpeace yang Beraksi di Bundaran HI

20 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polisi Selidiki Penanaman Sawit di Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya

20 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trump Inisiasi Pertemuan Trilateral dengan Xi Jinping dan Putin di China untuk Stabilitas Global

20 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pramono Anung Terima Hibah Dua Tanah Rampasan KPK untuk Fasilitas Publik

20 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Otoritas Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

20 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Trending di Bencana Alam