DENPASAR, GLOBALSIAR.COM (17 OKTOBER 2026) – Pertamina secara resmi mulai memberlakukan skema ganjil genap bagi kendaraan bermotor yang ingin melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Provinsi Bali. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai kepadatan antrean yang sering terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Melalui sistem ini, kendaraan hanya diperbolehkan mengisi BBM sesuai dengan angka terakhir pada plat nomor mereka yang disesuaikan dengan tanggal kalender pada hari tersebut.
Implementasi aturan ini difokuskan pada penyaluran jenis BBM tertentu guna memastikan distribusi energi yang lebih merata dan tepat sasaran bagi masyarakat di Pulau Dewata. Pengawasan ketat dilakukan oleh petugas di lapangan dengan melakukan pengecekan manual maupun digital terhadap nomor registrasi kendaraan sebelum proses pengisian dimulai. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi penyalahgunaan kuota serta mengurangi kemacetan lalu lintas di area sekitar SPBU yang sering terdampak oleh penumpukan kendaraan.
Pihak Pertamina menegaskan bahwa masa sosialisasi telah dilakukan secara intensif agar para pemilik kendaraan dapat beradaptasi dengan mekanisme pelayanan baru ini. Koordinasi lintas instansi bersama pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat juga terus ditingkatkan demi menjamin kelancaran operasional di setiap titik pengisian. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan jadwal pengisian mereka agar tetap mendapatkan akses energi secara efisien tanpa harus terjebak dalam antrean panjang yang menyita waktu.
Sebagai bagian dari transformasi digital, sistem pemantauan kuota harian secara real-time juga diintegrasikan untuk mendukung efektivitas kebijakan ganjil genap ini di lapangan. Keberhasilan program di Bali nantinya akan menjadi parameter penting dalam evaluasi kebijakan distribusi energi di wilayah lain yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan serupa. Laporan mendalam mengenai kebijakan strategis di sektor energi nasional ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

















