Asap Karhutla Kalimantan Mulai Selimuti Langit Jakarta, Warga Diimbau Waspada KPK Gelar OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar, Amankan Tong Biru Berisi Uang Trump Tunda Opsi Serangan Militer ke Iran Hingga Usai Pemilu AS 2026 Pemerintah Izinkan Penjualan Obat Bebas Terbatas di Kopdes Merah Putih untuk Perluas Akses Kesehatan Analisis Dampak Penyaluran Gaji ASN Melalui Koperasi Desa Terhadap Ekonomi Lokal Analisis Mendalam Kekuatan Militer Houthi: Mengapa Serangan ke Arab Saudi Kian Intens?

Headline

Analisis Mendalam Kekuatan Militer Houthi: Mengapa Serangan ke Arab Saudi Kian Intens?

badge-check


					(ANSARULLAH MEDIA CENTRE via AFP) Perbesar

(ANSARULLAH MEDIA CENTRE via AFP)

SANAA, GLOBALSIAR.COM (16 OKTOBER 2026) – Kelompok Houthi di Yaman terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapabilitas militer mereka, yang dibuktikan melalui serangkaian serangan lintas batas yang menargetkan infrastruktur vital di Arab Saudi. Kekuatan persenjataan kelompok ini telah berkembang dari sekadar milisi lokal menjadi kekuatan regional yang mampu mengoperasikan teknologi tempur canggih. Perkembangan ini memicu kekhawatiran mendalam bagi komunitas internasional terkait stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian memanas.

Inti dari kekuatan ofensif Houthi saat ini terletak pada arsenal rudal balistik dan pesawat tanpa awak (drone) yang memiliki jangkauan semakin jauh serta akurasi yang lebih presisi. Beberapa jenis rudal yang mereka miliki diklaim mampu menjangkau pusat pemerintahan di Riyadh hingga instalasi minyak strategis milik Saudi Aramco. Selain rudal jarak jauh, penggunaan drone kamikaze yang relatif murah namun efektif telah menjadi strategi kunci bagi Houthi untuk menguji dan menembus sistem pertahanan udara yang sangat canggih.

Selain ancaman dari udara, Houthi juga memperkuat pengaruh militer mereka di jalur perairan strategis melalui penggunaan ranjau laut dan kapal cepat tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh. Berbagai analisis intelijen internasional sering kali menyoroti kemiripan teknologi persenjataan Houthi dengan sistem militer milik Iran, meskipun pihak Teheran secara konsisten membantah keterlibatan langsung dalam pengiriman senjata. Kemampuan Houthi untuk melakukan modifikasi senjata secara mandiri di dalam negeri menjadi faktor krusial yang membuat mereka sulit dilumpuhkan.

Eskalasi kemampuan militer Houthi ini tidak hanya mengancam keamanan nasional Arab Saudi, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas pasar energi global serta keselamatan jalur pelayaran komersial di Laut Merah. Ketegangan yang belum mereda ini menunjukkan bahwa solusi diplomatik masih menghadapi tantangan besar di tengah perlombaan senjata yang kian intensif di wilayah Yaman. Laporan mendalam mengenai dinamika kekuatan militer dan geopolitik di semenanjung Arab ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Asap Karhutla Kalimantan Mulai Selimuti Langit Jakarta, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 - 15:09 WIB

KPK Gelar OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar, Amankan Tong Biru Berisi Uang

16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Trump Tunda Opsi Serangan Militer ke Iran Hingga Usai Pemilu AS 2026

16 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Pemerintah Izinkan Penjualan Obat Bebas Terbatas di Kopdes Merah Putih untuk Perluas Akses Kesehatan

16 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Analisis Dampak Penyaluran Gaji ASN Melalui Koperasi Desa Terhadap Ekonomi Lokal

16 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis