RIYADH, GLOBALSIAR (14 OKTOBER 2026) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh memberikan konfirmasi resmi mengenai kondisi terbaru dua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban luka akibat serangan di ibu kota Arab Saudi. Kedua korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit setempat setelah insiden yang terjadi di kawasan pusat aktivitas tersebut.
Berdasarkan keterangan dari pihak berwakilan diplomatik, tim perlindungan WNI telah dikerahkan sejak laporan pertama diterima untuk memastikan para korban mendapatkan perawatan yang optimal. KBRI Riyadh terus melakukan koordinasi berkelanjutan dengan otoritas keamanan dan tim medis di Arab Saudi guna memantau perkembangan kesehatan kedua WNI tersebut secara berkala.
Pihak KBRI juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Riyadh agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Warga diminta untuk terus mengikuti arahan keamanan dari pemerintah setempat dan segera menghubungi hotline pengaduan KBRI jika berada dalam situasi darurat atau memerlukan bantuan perlindungan.
Hingga kini, otoritas Arab Saudi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap dari serangan tersebut. Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi menjamin keselamatan dan hak-hak hukum bagi warganya yang terdampak di luar negeri.
Pihak berwenang di Riyadh masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan pelaku di balik serangan tersebut. Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatiknya terus berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk mendapatkan informasi komprehensif mengenai insiden keamanan ini. Laporan mengenai kondisi terkini WNI di luar negeri ini disusun kembali dan ditulis ulang oleh GlobalSiar.















