MAYBRAT, GLOBALSIAR.COM (09/10/2026) – Kontak tembak sengit terjadi antara personel TNI dan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kawasan hutan wilayah Maybrat, Papua Barat Daya. Dalam insiden yang terjadi pada Jumat pagi tersebut, setidaknya tiga anggota kelompok bersenjata dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat baku tembak dengan pasukan patroli keamanan di tengah hutan lebat.
Kejadian ini bermula saat satuan tugas pengamanan perbatasan sedang melakukan penyisiran rutin guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah rawan konflik tersebut. Kehadiran aparat secara tiba-tiba direspon dengan tembakan oleh sekelompok orang yang teridentifikasi sebagai anggota OPM, sehingga memaksa petugas untuk memberikan tembakan balasan guna membela diri serta mengendalikan situasi di lapangan.
Pihak keamanan saat ini masih terus melakukan penyisiran dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya serangan balasan dari kelompok tersebut. Selain menelan korban jiwa dari pihak lawan, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi persembunyian mereka di dalam hutan sebagai bagian dari prosedur investigasi lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi terhadap ketiga jenazah masih terus diupayakan di tengah kondisi geografis yang menantang. Otoritas setempat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedaulatan serta memberikan perlindungan maksimal bagi warga sipil di Papua dari segala bentuk gangguan kelompok separatis bersenjata. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
















