JAMBI, GLOBALSIAR.COM (09/10/2026) – Sejumlah aktivis lingkungan secara tegas menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi memegang tanggung jawab penuh atas memburuknya kondisi ekosistem di wilayah tersebut. Desakan ini muncul menyusul serangkaian masalah lingkungan yang dinilai sebagai akibat dari lemahnya pengawasan serta kebijakan pembangunan yang kurang berpihak pada keberlanjutan alam. Para aktivis menekankan bahwa dampak yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan akumulasi dari pengabaian kelestarian lingkungan selama bertahun-tahun.
Kritik tajam diarahkan pada mekanisme pemberian izin konsesi dan pengelolaan lahan yang dianggap tidak transparan serta tidak mematuhi kaidah konservasi yang berlaku. Hal ini diduga menjadi pemicu utama bencana ekologis yang kian sering terjadi, mulai dari banjir yang merendam pemukiman hingga degradasi lahan gambut yang sangat vital. Pemerintah daerah dinilai memiliki otoritas penuh untuk mengatur regulasi tersebut, sehingga kegagalan dalam menjaga keseimbangan ekologi dianggap sebagai kelalaian administratif yang serius.
Data lapangan menunjukkan adanya penyusutan signifikan pada kawasan hutan lindung yang beralih fungsi menjadi area komersial tanpa pengawasan ketat dari instansi terkait. Para penggiat lingkungan menilai upaya rehabilitasi yang dilakukan selama ini seringkali hanya bersifat seremonial dan tidak menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. Mereka menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh izin usaha yang berisiko merusak lingkungan serta transparansi dalam penegakan hukum bagi para pelanggar aturan kehutanan di Jambi.
Selain evaluasi izin, pemerintah diharapkan segera menyusun langkah mitigasi konkret yang melibatkan partisipasi publik dan para ahli lingkungan guna mencegah kerusakan yang lebih parah di masa depan. Komitmen nyata dari jajaran eksekutif daerah menjadi kunci utama dalam memulihkan kondisi alam Jambi demi kesejahteraan generasi mendatang. Laporan mendalam mengenai isu lingkungan ini disusun kembali oleh GlobalSiar berdasarkan perkembangan terkini di lapangan.















