ISLAMABAD, GLOBALSIAR.COM (06/10/2026) – Otoritas keamanan Pakistan mulai menerapkan metode pertahanan yang tidak lazim namun efektif dengan menggunakan jaring ikan untuk menjerat pesawat nirawak atau drone musuh. Langkah ini diambil guna mengatasi ancaman drone kecil yang sering menyusup ke wilayah sensitif dan melakukan pengintaian ilegal di sepanjang perbatasan.
Penggunaan jaring ikan ini dirancang khusus untuk menghentikan pergerakan drone yang terbang pada ketinggian rendah. Ketika drone bersentuhan dengan jaring yang telah dipasang secara strategis, baling-baling perangkat tersebut akan terlilit sehingga mesinnya mati seketika. Strategi ini terbukti mampu melumpuhkan teknologi modern tanpa memerlukan biaya tinggi layaknya sistem radar atau penangkal elektronik.
Keunggulan utama dari taktik ini adalah kemampuannya untuk menangkap drone secara utuh, yang memungkinkan tim intelijen untuk melakukan analisis lebih lanjut terhadap perangkat yang disita. Selain itu, metode ini jauh lebih aman digunakan di sekitar area padat penduduk karena menghindari risiko peluru nyasar atau ledakan di udara yang dapat membahayakan warga sipil.
Para ahli militer menilai bahwa kombinasi antara kearifan lokal dan kebutuhan pertahanan modern ini merupakan solusi cerdas dalam menghadapi dinamika peperangan asimetris. Dengan keberhasilan tahap awal ini, pemasangan jaring pengaman rencananya akan diperluas ke berbagai titik rawan lainnya di wilayah Pakistan. Laporan ini ditulis kembali oleh GlobalSiar.














