Pekerja Berpenghasilan Rp 1,7 Juta Kini Bisa Akses KPR Subsidi Bunga 6 Persen Nakhoda KM Virgo Transport 8 dan Tiga Pejabat Perusahaan Resmi Ditahan di Surabaya Rocky Gerung Masuk Istana: Antara Perubahan Radikal atau Rangkulan Politik Jet Tempur Su-35 Rusia Dilaporkan Salah Tembak Helikopter Sendiri Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Resmi Dimutasi Ukraina Luncurkan Rudal Balistik Buatan Lokal Pertama dalam Serangan ke Rusia

Headline

Jet Tempur Su-35 Rusia Dilaporkan Salah Tembak Helikopter Sendiri

badge-check


					(IGOR DVUREKOV/WIKIMEDIA COMMONS) Perbesar

(IGOR DVUREKOV/WIKIMEDIA COMMONS)

MOSKOW, GLOBALSIAR.COM (03/10/2026) – Sebuah insiden fatal dilaporkan melanda angkatan udara Rusia setelah jet tempur canggih Su-35 secara tidak sengaja menembak jatuh helikopter milik militer mereka sendiri dalam sebuah misi operasional. Peristiwa tragis ini menambah deretan panjang insiden tembakan kawan atau friendly fire yang melibatkan armada tempur Moskow di tengah tingginya intensitas pergerakan udara di wilayah konflik. Laporan awal mengindikasikan adanya kegagalan komunikasi yang berujung pada kehancuran unit udara tersebut secara seketika.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, helikopter tersebut sedang menjalankan tugas rutin sebelum rudal yang dilepaskan dari jet Su-35 menghantam badan pesawat hingga meledak di udara. Seluruh awak yang berada di dalam helikopter dilaporkan tidak selamat dalam kejadian ini, yang memicu reaksi cepat dari komando tinggi militer untuk segera mengamankan lokasi jatuhnya puing-puing pesawat. Investigasi mendalam saat ini tengah difokuskan pada sistem identifikasi kawan atau lawan (IFF) yang seharusnya mampu mencegah peluncuran senjata ke arah aset militer sendiri.

Para ahli militer mencatat bahwa tekanan psikologis dan kepadatan lalu lintas udara di zona pertempuran sering kali menjadi faktor pemicu terjadinya kesalahan identifikasi objek pada radar. Meskipun jet Su-35 dilengkapi dengan teknologi sensor generasi terbaru, sinkronisasi data real-time antar unit udara tetap menjadi tantangan teknis yang sangat krusial. Kegagalan dalam mematuhi protokol komunikasi terpadu diduga kuat menjadi penyebab utama di balik insiden yang merugikan kekuatan udara Rusia ini.

Hingga laporan ini diturunkan, Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas korban maupun lokasi spesifik dari kecelakaan tersebut guna kepentingan keamanan operasi. Namun, evakuasi terhadap sisa-sisa material sensitif di titik koordinat jatuhnya pesawat terus dilakukan untuk menghindari kebocoran data teknis. Laporan mengenai insiden kecelakaan udara militer ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pekerja Berpenghasilan Rp 1,7 Juta Kini Bisa Akses KPR Subsidi Bunga 6 Persen

3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 dan Tiga Pejabat Perusahaan Resmi Ditahan di Surabaya

3 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Rocky Gerung Masuk Istana: Antara Perubahan Radikal atau Rangkulan Politik

3 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Resmi Dimutasi

3 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Ukraina Luncurkan Rudal Balistik Buatan Lokal Pertama dalam Serangan ke Rusia

3 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Trending di Headline