Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Polisi dan Kampus Selidiki Kematian Mahasiswi FK USU di Medan

badge-check


					(KOMPAS.com/EKO AGUS HERIANTO) Perbesar

(KOMPAS.com/EKO AGUS HERIANTO)

MEDAN, GLOBALSIAR.COM (30 SEPTEMBER 2026) – Kasus kematian seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial NSH (21), tengah menjadi sorotan tajam publik. Mahasiswi tersebut ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar kosnya yang berlokasi di kawasan Medan Baru, Kota Medan. Penemuan jasad korban memicu langkah cepat dari aparat kepolisian dan pihak birokrasi kampus untuk mendalami penyebab pasti di balik peristiwa tragis tersebut.

Tim Satreskrim Polrestabes Medan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan sejumlah bukti fisik dan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. Jenazah NSH kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani proses autopsi guna memastikan apakah terdapat unsur kekerasan atau indikasi lain yang menjadi penyebab kematian. Hingga saat ini, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh sebelum memberikan kesimpulan akhir.

Seiring dengan proses hukum yang berjalan, muncul isu kuat mengenai dugaan praktik perundungan atau bullying yang dialami korban di lingkungan akademik sebelum ditemukan tewas. Menanggapi hal tersebut, pihak Rektorat USU melalui juru bicara humas menyatakan komitmennya untuk melakukan investigasi internal secara mendalam. Kampus memastikan akan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran kode etik atau tindakan intimidasi yang melibatkan pihak lain dalam lingkungan universitas.

Masyarakat dan rekan sejawat korban diimbau untuk tidak menyebarkan spekulasi liar sebelum adanya keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun hasil investigasi resmi universitas. Fokus utama saat ini adalah memberikan keadilan bagi almarhumah serta memastikan lingkungan pendidikan yang aman dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikis bagi seluruh mahasiswa. Laporan perkembangan kasus investigasi ini disusun kembali oleh tim redaksi GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline