Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Italia Resmi Serahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia

badge-check


					(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI) Perbesar

(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

ITALIA, GLOBALSIAR.COM (24/09/2026) – Pemerintah Italia secara resmi telah menyerahkan unit kapal induk legendaris Giuseppe Garibaldi kepada Pemerintah Republik Indonesia dalam sebuah upacara kenegaraan yang khidmat di galangan kapal setempat. Serah terima aset militer strategis ini menandai tonggak sejarah baru dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional, sekaligus mempererat hubungan diplomatik dan kerja sama pertahanan antara Jakarta dan Roma. Kapal tersebut kini telah sepenuhnya beralih kepemilikan dan siap menjalankan tugas barunya di bawah panji Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut.

Kapal induk yang sebelumnya menjabat sebagai kapal bendera (flagship) Angkatan Laut Italia ini dikenal memiliki kemampuan operasional yang sangat mumpuni, terutama dalam mendukung operasi udara di tengah samudera. Dilengkapi dengan geladak penerbangan yang luas, kapal ini mampu mengangkut jet tempur berkemampuan lepas landas pendek serta berbagai jenis helikopter tempur dan angkut. Masuknya kapal ini ke dalam jajaran armada laut Indonesia diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas proyeksi kekuatan maritim Indonesia secara signifikan di kancah regional maupun internasional.

Proses pengambilalihan ini juga melibatkan pelatihan teknis dan operasional yang intensif bagi para personel TNI AL guna memastikan transisi teknologi berjalan dengan lancar. Identitas kapal kini telah resmi berganti menjadi KRI, mencerminkan kedaulatan penuh Indonesia atas platform tempur raksasa tersebut. Kehadiran kapal induk ini diharapkan tidak hanya sekadar menambah jumlah armada, tetapi juga memberikan efek getar (deterrence effect) yang lebih kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan kedaulatan Indonesia.

Setelah seluruh rangkaian proses administrasi dan persiapan teknis selesai dilakukan, kapal induk ini dijadwalkan akan segera menempuh perjalanan menuju tanah air untuk bergabung dengan satuan armada laut lainnya. Langkah strategis ini membuktikan komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan maritim demi melindungi seluruh kekayaan sumber daya alam dan integritas wilayah NKRI. Laporan mengenai penguatan armada pertahanan laut ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline