BELITUNG, GLOBALSIAR.COM – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil menemukan sejumlah korban yang terjebak di dalam bangkai kapal KM Virgo setelah proses evakuasi penarikan badan kapal dilakukan pada Rabu (23/9). Penemuan ini merupakan hasil dari operasi intensif yang dilakukan oleh Basarnas guna menyisir seluruh area kapal yang sebelumnya sulit dijangkau karena posisi tenggelam yang cukup dalam dan kondisi arus bawah laut yang tidak menentu.
Proses penarikan bangkai kapal menuju lokasi yang lebih dangkal menjadi titik balik utama dalam upaya pencarian para korban yang masih dinyatakan hilang. Begitu posisi kapal mencapai area yang lebih stabil, tim penyelam dan petugas evakuasi segera melakukan penyisiran mendalam ke area dek bawah dan ruang-ruang tertutup yang diduga menjadi tempat para penumpang berlindung saat insiden kecelakaan terjadi. Kondisi bangkai kapal yang dipenuhi lumpur serta material reruntuhan sempat menjadi hambatan teknis dalam proses identifikasi awal di lokasi penemuan.
Pihak otoritas terkait menyatakan bahwa seluruh jenazah yang telah ditemukan segera dievakuasi menuju pelabuhan terdekat untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Keluarga korban yang berada di posko darurat terus mendapatkan pendampingan serta informasi terkini mengenai perkembangan proses evakuasi. Fokus utama tim di lapangan saat ini adalah memastikan setiap sudut ruangan di dalam badan kapal telah diperiksa secara menyeluruh guna memberikan kepastian bagi seluruh kerabat korban.
Operasi SAR dijadwalkan akan tetap berlangsung hingga seluruh data manifes penumpang dapat dicocokkan dengan hasil temuan di lapangan. Sinergi antara Basarnas, TNI Angkatan Laut, serta relawan lokal terbukti mempercepat proses pembersihan material kapal yang menghalangi akses ke kompartemen utama. Laporan mendalam mengenai perkembangan evakuasi dan penemuan korban di KM Virgo ini disusun kembali oleh GlobalSiar berdasarkan informasi faktual dari lokasi kejadian.












