SOLOK, GLOBALSIAR.COM (22/09/2026) – Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Hingga saat ini, tim pencarian dan pertolongan gabungan berhasil menemukan satu orang korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu warga lainnya dilaporkan masih hilang dan tengah dalam proses pencarian intensif di sepanjang aliran arus banjir.
Musibah ini dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi, menyebabkan debit air sungai meningkat tajam secara mendadak dan meluap ke kawasan permukiman. Terjangan air bah yang membawa material lumpur serta kayu-kayu besar tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga dilaporkan merusak sejumlah rumah penduduk dan infrastruktur umum di beberapa titik lokasi terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur TNI, Polri, dan relawan saat ini fokus pada operasi penyelamatan serta penyisiran area yang tertimbun material sisa banjir. Kendala di lapangan berupa akses yang tertutup lumpur tebal dan cuaca yang masih belum stabil menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam mempercepat evakuasi dan pencarian korban yang belum ditemukan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi adanya banjir susulan. Upaya penanganan darurat termasuk penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak terus dilakukan secara terpadu, sebagaimana laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.












