Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Kebakaran Lahan Seluas 5 Hektar di Kebumen Diduga Akibat Pembakaran Sampah

badge-check


					(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati ) Perbesar

(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati )

KEBUMEN, GLOBALSIAR.COM (21/09/2026) – Kebakaran lahan terbuka seluas kurang lebih lima hektar melanda kawasan Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Senin siang. Insiden yang menghanguskan vegetasi kering tersebut memicu respons cepat dari tim gabungan penanggulangan bencana setempat guna memastikan api tidak merambat ke area permukiman penduduk di sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kobaran api diduga kuat bermula dari aktivitas pembakaran sampah oleh oknum warga yang tidak terkendali. Kondisi cuaca yang panas disertai hembusan angin cukup kencang membuat api dengan sangat cepat menjalar ke tumpukan material kering, sehingga area yang terbakar meluas dalam waktu singkat.

Upaya pemadaman intensif dilakukan oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen bersama unsur TNI, Polri, serta relawan dan warga setempat. Tim di lapangan fokus melakukan penyekatan area agar titik api tidak menjangkau lahan produktif milik masyarakat maupun kawasan hutan lindung hingga akhirnya situasi dinyatakan terkendali.

Pihak berwenang terus memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tindakan membakar lahan atau sampah secara sembarangan, khususnya selama musim kemarau ini. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana karhutla di tingkat desa guna meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar sebagaimana dilaporkan kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline