Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura Aktivitas Tambang Ilegal di Sangihe Diduga Keruk Emas Senilai Rp 200 Miliar

Headline

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar untuk Fokus Tugas Menteri

badge-check


					(KOMPAS.com/Aisyah Sekar) Perbesar

(KOMPAS.com/Aisyah Sekar)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (21 SEPTEMBER 2026) – Politikus senior Partai Golkar, Nusron Wahid, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari struktur kepengurusan pusat partai berlambang pohon beringin tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen total Nusron untuk menjalankan amanah baru di jajaran kabinet pemerintahan. Keputusan ini menjadi perhatian publik mengingat posisi strategis yang selama ini diembannya dalam dinamika internal partai.

Dalam keterangannya, Nusron menjelaskan bahwa langkah pengunduran diri ini telah dikomunikasikan secara langsung kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Proses diskusi tersebut berlangsung secara konstruktif guna memastikan transisi di internal organisasi berjalan lancar tanpa hambatan. Bahlil sendiri disebut telah memahami dan menghormati pilihan politik yang diambil oleh Nusron demi kepentingan tugas negara.

Alasan utama di balik mundurnya Nusron adalah beban kerja yang signifikan sebagai seorang menteri, yang menuntut konsentrasi penuh pada urusan eksekutif. Ia menilai bahwa melepaskan jabatan di struktural partai akan membantunya menghindari potensi konflik kepentingan dan memastikan setiap kebijakan kementerian dikelola secara profesional. Hal ini juga mencerminkan upaya penguatan integritas di dalam sistem birokrasi Indonesia.

Meski telah menanggalkan jabatan pengurus, Nusron Wahid ditegaskan akan tetap memberikan kontribusi pemikiran sebagai kader senior Partai Golkar. Pihak partai menyambut baik sikap ksatria ini sebagai teladan bagi kader lain dalam menempatkan pengabdian negara sebagai prioritas utama. Artikel informatif ini ditulis ulang oleh GlobalSiar berdasarkan perkembangan situasi politik terkini di tanah air.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bebas Penjara, Indra Kenz Mengaku Kini Tak Punya Rumah Lagi

30 September 2026 - 23:06 WIB

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Kasus Kematian Sutrimo

30 September 2026 - 23:03 WIB

Aksi Perampokan di Karawang: Uang Rp 1,3 Miliar Milik WNA Raib Dibawa Kabur Komplotan

30 September 2026 - 23:00 WIB

BNPB Ungkap Karhutla di 6 Provinsi Prioritas Menurun Drastis, Tersisa 96 Hektar

30 September 2026 - 20:03 WIB

Aparat Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Kampus USTJ Jayapura

30 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline