SAMPANG, GLOBALSIAR.COM (17 SEPTEMBER 2026) – Menanggapi krisis air bersih yang semakin meluas di Kabupaten Sampang, Madura, Khofifah Indar Parawansa secara resmi memulai pendistribusian bantuan sebanyak 527 rit air bersih. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi kekeringan ekstrem yang melanda puluhan desa di wilayah tersebut, guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah musim kemarau.
Penyaluran ratusan tangki air ini difokuskan pada daerah-daerah yang masuk dalam kategori kering kritis, di mana sumber mata air warga telah mengering sepenuhnya. Bantuan logistik air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban ribuan kepala keluarga yang selama beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan akses air untuk konsumsi harian maupun keperluan sanitasi dasar.
Selain penanganan jangka pendek berupa droping air, pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap infrastruktur pengairan di wilayah Madura. Upaya mitigasi bencana melalui pemetaan titik koordinat sumur bor baru dan optimalisasi jaringan perpipaan terus dimatangkan agar dampak kekeringan tahunan di Sampang dapat diminimalisir secara permanen di masa mendatang.
Kegiatan operasional distribusi air ini akan dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan di lapangan dengan pengawasan ketat agar bantuan sampai tepat sasaran ke dusun-dusun terpencil. Laporan mengenai upaya penanggulangan bencana kekeringan di Jawa Timur ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
















