PONTIANAK, GLOBALSIAR.COM (03/09/2026) – Kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kalimantan Barat mengakibatkan gangguan serius pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Pontianak. Sebanyak tiga pesawat dilaporkan gagal melakukan pendaratan sesuai jadwal akibat terbatasnya jarak pandang yang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan. Salah satu armada yang terdampak secara langsung dalam insiden ini adalah pesawat yang membawa rombongan Menteri Kehutanan (Menhut) dalam agenda kunjungan kerja ke daerah tersebut.
Selain pesawat yang mengangkut pejabat negara, dua penerbangan komersial lainnya juga mengalami kendala serupa saat mencoba mendekati landasan pacu. Pihak otoritas bandara mengonfirmasi bahwa keputusan untuk membatalkan pendaratan diambil berdasarkan protokol keselamatan yang ketat karena visibilitas yang menurun drastis. Pesawat-pesawat tersebut terpaksa melakukan pola tunggu atau holding di udara selama beberapa waktu sebelum akhirnya diputuskan untuk dialihkan ke bandara alternatif demi menjamin keamanan seluruh penumpang dan kru.
Data dari menara pengawas menunjukkan bahwa cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang menjadi faktor utama yang menyulitkan pilot dalam melakukan navigasi visual. Situasi ini menyebabkan jadwal kedatangan di Bandara Supadio mengalami keterlambatan yang signifikan, yang berimbas pada penumpukan jadwal keberangkatan berikutnya. Petugas di lapangan terus memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat.
Hingga saat ini, pihak pengelola bandara dan maskapai terkait masih berupaya menormalkan kembali arus lalu lintas udara setelah kondisi cuaca dinyatakan cukup aman untuk aktivitas pendaratan. Para penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan mereka melalui kanal resmi masing-masing maskapai. Laporan mengenai gangguan penerbangan akibat faktor cuaca di Kalimantan Barat ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
















