Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas

Headline

Karhutla di Kapuas Meluas hingga 10 Hektar, Petugas Optimalkan Pompa Air

badge-check


					(Dok. Kementerian PU) Perbesar

(Dok. Kementerian PU)

KAPUAS, GLOBALSIAR.COM (2 SEPTEMBER 2026) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaporkan meluas hingga mencakup area seluas 10 hektar. Intensitas api meningkat di beberapa titik krusial, terutama di wilayah Kecamatan Mentangai dan Kapuas Murung, yang kini menjadi fokus utama penanganan tim di lapangan guna meminimalisir sebaran kabut asap yang mulai mengganggu kualitas udara.

Tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama personel gabungan terus bekerja ekstra di bawah cuaca panas yang ekstrem untuk melokalisir titik panas. Koordinasi intensif dilakukan antar instansi guna memastikan pergerakan api tidak merambat menuju kawasan hutan lindung maupun lahan produktif milik warga yang berpotensi memicu kerugian ekonomi lebih besar bagi masyarakat setempat.

Kendala utama dalam operasi pemadaman ini adalah sulitnya akses jalan menuju titik api serta menyusutnya ketersediaan cadangan air akibat musim kemarau yang panjang. Sebagai langkah antisipasi, petugas mengoptimalkan penggunaan mesin pompa air bertekanan tinggi dan instalasi selang panjang untuk menjangkau lokasi kebakaran yang berada jauh di dalam area lahan gambut yang sangat kering dan mudah terbakar.

Pemerintah daerah setempat mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dalam skala apa pun demi mencegah munculnya titik api baru. Pengawasan melalui patroli darat tetap diperketat hingga kondisi cuaca kembali stabil dan risiko kebakaran menurun secara signifikan di seluruh wilayah terdampak. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar

21 Oktober 2026 - 23:06 WIB

PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi

21 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya

21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia

21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik

21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Trending di Headline