Kabut Asap Tebal Selimuti Perairan Sampit, Jarak Pandang Terbatas Sidang Kasus Febrie Adriansyah: Nurman Herin Klaim Jadi Korban Penipuan Kebakaran KMP Batumandi di Pelabuhan Merak: 89 Kendaraan Diduga Hangus Terbakar Dinamika Penentuan Kerugian Negara: Antara Tindak Pidana Korupsi dan Kesalahan Administratif Badan Gizi Nasional Kembalikan Rp 160 Miliar Anggaran ke Kas Negara Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar

Headline

Bali Garap Proyek Trem Bandara-Canggu, Target Operasi 2031

badge-check


					(Prokopim Pemkab Badung.) Perbesar

(Prokopim Pemkab Badung.)

BALI, GLOBALSIAR.COM (1 September 2026) – Pemerintah Provinsi Bali secara resmi mengumumkan rencana strategis pembangunan moda transportasi trem yang akan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai langsung ke kawasan wisata populer Canggu. Langkah ini diambil sebagai respons konkret atas meningkatnya kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama pariwisata yang kian membebani mobilitas publik. Proyek infrastruktur modern ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para wisatawan sekaligus memperlancar arus transportasi logistik dan penumpang di Pulau Dewata.

Pembangunan sistem transportasi berbasis rel ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang yang terintegrasi dengan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Berdasarkan linimasa yang telah disusun, pemerintah menargetkan proyek trem tersebut dapat beroperasi secara penuh pada tahun 2031 mendatang. Rentang waktu ini mencakup seluruh tahapan krusial, mulai dari studi kelayakan, pembebasan lahan, hingga proses konstruksi fisik yang memerlukan presisi tinggi mengingat kondisi geografis Bali yang spesifik.

Rute Bandara-Canggu dipilih karena pertumbuhan ekonomi dan kunjungan wisatawan yang sangat masif di wilayah pesisir tersebut, sementara akses jalan yang tersedia saat ini sudah hampir mencapai titik jenuh. Kehadiran trem diharapkan mampu memindahkan beban transportasi dari jalan raya ke moda transportasi publik yang lebih efisien dan tepat waktu. Selain itu, penggunaan teknologi transportasi ramah lingkungan dalam proyek ini sejalan dengan visi Bali dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.

Pengembangan infrastruktur ini merupakan bagian dari transformasi besar transportasi publik di Indonesia, di mana Bali diposisikan sebagai percontohan integrasi transportasi udara dan darat yang modern. Keberhasilan implementasi trem ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata Bali di kancah internasional secara signifikan, yang laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabut Asap Tebal Selimuti Perairan Sampit, Jarak Pandang Terbatas

22 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Sidang Kasus Febrie Adriansyah: Nurman Herin Klaim Jadi Korban Penipuan

22 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Kebakaran KMP Batumandi di Pelabuhan Merak: 89 Kendaraan Diduga Hangus Terbakar

22 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Dinamika Penentuan Kerugian Negara: Antara Tindak Pidana Korupsi dan Kesalahan Administratif

22 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Badan Gizi Nasional Kembalikan Rp 160 Miliar Anggaran ke Kas Negara

22 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis