JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (31/08/2026) – Kementerian Pendidikan secara resmi mengumumkan penyesuaian terbaru mengenai durasi pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk tingkat SMA tahun 2026. Dalam regulasi terbaru tersebut, waktu pengerjaan ujian kini dipersingkat secara signifikan menjadi hanya 75 menit bagi setiap peserta. Kebijakan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyederhanakan proses evaluasi sekaligus meningkatkan efisiensi seleksi masuk perguruan tinggi nasional.
Perubahan durasi ini mencakup seluruh komponen mata pelajaran yang diujikan dalam kerangka TKA. Meskipun waktu pengerjaan menjadi lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pihak penyelenggara memastikan bahwa standar kualitas dan tingkat kesulitan soal tetap terjaga demi menjaga validitas hasil ujian. Fokus utama dari pemangkasan waktu ini adalah untuk mengukur penguasaan konsep esensial para siswa dengan cara yang lebih taktis dan terstruktur.
Selain durasi pengerjaan, jadwal resmi pelaksanaan ujian juga telah ditetapkan untuk memberikan kepastian bagi jutaan siswa di seluruh Indonesia. Proses administrasi dan pendaftaran akan dilakukan sepenuhnya secara daring melalui sistem terpadu yang telah disiapkan oleh panitia seleksi nasional. Pihak sekolah diminta untuk segera mensosialisasikan aturan baru ini kepada para peserta didik agar mereka dapat menyesuaikan pola belajar dan manajemen waktu saat menghadapi ujian sesungguhnya.
Para calon peserta diimbau untuk memantau portal resmi secara berkala guna mendapatkan informasi mengenai materi uji spesifik dan petunjuk teknis pelaksanaan di lapangan. Koordinasi intensif antara sekolah dan instansi terkait terus diperkuat guna meminimalisir kendala teknis selama masa transisi ke format durasi baru ini. Laporan mengenai pembaruan sistem seleksi nasional ini disusun kembali oleh GlobalSiar.
Informasi tambahan mengenai lokasi pusat ujian dan persyaratan administrasi lainnya akan diumumkan dalam waktu dekat sesuai dengan linimasa yang telah disepakati oleh dewan penyelenggara pendidikan nasional. Berita ini ditulis ulang oleh GlobalSiar.
















