Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik Jet Tempur Mirage 2000D Militer Prancis Jatuh, Satu Pilot Gugur dalam Tugas

Headline

Jokowi Instruksikan PSI Kawal Penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran

badge-check


					(Dibuat dengan AI I Kompas.com/BAL) Perbesar

(Dibuat dengan AI I Kompas.com/BAL)

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (31 AGUSTUS 2026) – Presiden Joko Widodo secara resmi memberikan instruksi strategis kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk memberikan pengawalan ketat terhadap jalannya pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Arahan ini disampaikan dalam momentum peringatan hari ulang tahun ke-10 partai tersebut, yang menegaskan posisi politik PSI dalam peta koalisi pemerintah baru.

Dalam pesannya, Presiden menekankan bahwa stabilitas politik dan keberlanjutan program pembangunan merupakan kunci utama bagi kemajuan bangsa ke depan. PSI diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil oleh duet Prabowo-Gibran tetap berada pada jalur yang benar demi kepentingan rakyat luas, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan generasi muda.

Menanggapi instruksi tersebut, politikus Bestari Barus memberikan pandangannya bahwa komitmen PSI dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran akan dilakukan secara totalitas. Menurutnya, loyalitas PSI terhadap garis perjuangan yang dicanangkan Jokowi selama ini menjadi modal kuat bagi partai tersebut untuk berdiri paling depan dalam mengawal transisi kepemimpinan nasional hingga periode jabatan berakhir.

Langkah pengawalan ini tidak hanya terbatas pada dukungan politik di parlemen, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap implementasi program-program strategis nasional yang menjadi visi besar Indonesia Emas 2045. Sinergi antara partai pendukung dan pemerintah terpilih diharapkan mampu mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok negeri. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

JAKARTA, GLOBALSIAR.COM (31 AGUSTUS 2026) – Presiden Joko Widodo secara resmi memberikan instruksi strategis kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk memberikan pengawalan ketat terhadap jalannya pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Arahan ini disampaikan dalam momentum peringatan hari ulang tahun ke-10 partai tersebut, yang menegaskan posisi politik PSI dalam peta koalisi pemerintah baru.

Dalam pesannya, Presiden menekankan bahwa stabilitas politik dan keberlanjutan program pembangunan merupakan kunci utama bagi kemajuan bangsa ke depan. PSI diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil oleh duet Prabowo-Gibran tetap berada pada jalur yang benar demi kepentingan rakyat luas, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan generasi muda.

Menanggapi instruksi tersebut, politikus Bestari Barus memberikan pandangannya bahwa komitmen PSI dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran akan dilakukan secara totalitas. Menurutnya, loyalitas PSI terhadap garis perjuangan yang dicanangkan Jokowi selama ini menjadi modal kuat bagi partai tersebut untuk berdiri paling depan dalam mengawal transisi kepemimpinan nasional hingga periode jabatan berakhir.

Langkah pengawalan ini tidak hanya terbatas pada dukungan politik di parlemen, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap implementasi program-program strategis nasional yang menjadi visi besar Indonesia Emas 2045. Sinergi antara partai pendukung dan pemerintah terpilih diharapkan mampu mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok negeri. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria di Bangkalan Tertipu Imam Mahdi Gadungan Hingga Rp 1,3 Miliar

21 Oktober 2026 - 23:06 WIB

PDI-P Tegas Tolak Usulan Luhut Soal Penghapusan Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi

21 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Dishut Sumbar Ungkap Status Lahan Sawit di Lokasi Bekas Karhutla Dharmasraya

21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Prabowo Subianto Soroti Sindiran Negara Asing Mengenai Isu Karhutla di Indonesia

21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Resmi Tolak Pembelaan Nurman Herin Terkait Klaim Intervensi Penyidik

21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Trending di Headline