KUPANG, GLOBALSIAR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan informasi terbaru terkait situasi pascagempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Lembaga tersebut memastikan bahwa hingga Sabtu (29/8/2026), tidak terdapat laporan mengenai penambahan jumlah korban meninggal dunia.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyatakan bahwa angka fatalitas masih tetap stabil sesuai dengan data terakhir yang dirilis. Validasi data terus dilakukan secara ketat oleh tim di lapangan guna memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat luas.
Laporan yang dihimpun oleh Delvands menyebutkan bahwa fokus otoritas saat ini telah beralih pada fase penanganan pengungsi dan pemulihan infrastruktur dasar. Meskipun tidak ada tambahan korban jiwa, pemantauan terhadap warga yang mengalami luka-luka masih menjadi prioritas utama tim medis.
Koordinasi antarlembaga antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk mempercepat distribusi bantuan logistik ke titik-titik terdampak. BNPB juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan namun tidak termakan oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan masih bersiaga di lokasi pengungsian untuk memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi dengan baik. Pembersihan puing-puing bangunan dan pendataan kerusakan rumah warga terus berjalan paralel dengan upaya pemberian trauma healing.
















