Motor Brebet Saat Digas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Ace Hasan Bantah Isu Pencatutan Nama untuk Jatah Kuota Haji Pribadi BMKG Kaji Penyederhanaan Istilah Peringatan Bencana untuk Mitigasi Masyarakat FMIPA Unhas Bekukan Aktivitas Lembaga Kemahasiswaan Imbas Dugaan Kekerasan Maba Kondisi Gunung Anak Krakatau Stabil, BMKG Pastikan Tidak Ada Anomali Gelombang Buntut 70 Siswa Sleman Keracunan, Ibu-ibu Protes Pukul Panci Tuntut Evaluasi MBG

Headline

Motor Brebet Saat Digas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

badge-check


					Motor Brebet Saat Digas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Perbesar

Montir melakukan perawatan sepeda motor milik warga saat layanan servis dan ganti oli gratis dari Baznas di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/3/2025). Sumber : ANTARA FOTO/Didik Suhartono/Spt.

JAKARTA (GLOBALSIAR) – Masalah motor brebet atau tersendat saat gas ditarik merupakan keluhan yang cukup sering dialami pengendara. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga dapat menandakan adanya masalah pada komponen motor yang perlu segera diperiksa.

Secara umum, penyebab utama motor brebet saat digas berasal dari gangguan pada sistem pembakaran dan suplai bahan bakar. Pada motor dengan sistem karburator, gangguan sering terjadi akibat karburator yang kotor sehingga saluran bahan bakar tersumbat dan campuran udara-bahan bakar tidak ideal. Sementara pada motor injeksi, masalah ini sering dipicu oleh injektor yang kotor atau mulai tersumbat sehingga proses semprotan bahan bakar tidak optimal.

Selain sistem bahan bakar, komponen sistem pengapian seperti busi juga menjadi faktor penting. Busi yang kotor atau aus dapat menghasilkan percikan api lemah, menyebabkan pembakaran tidak sempurna, terutama saat akselerasi. Filter udara yang kotor juga dapat mengganggu aliran udara ke mesin, sehingga campuran udara-bahan bakar menjadi kaya bahan bakar dan menyebabkan motor tersendat.

Untuk mengatasi motor brebet saat digas, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membersihkan karburator atau injektor tergantung tipe motor. Periksa dan bersihkan busi; jika sudah menunjukkan tanda-tanda keausan, sebaiknya segera ganti dengan yang baru. Pastikan filter udara dalam kondisi bersih dan tidak tersumbat. Jika setelah pemeriksaan tersebut masalah masih berlanjut, disarankan untuk membawa motor ke bengkel resmi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan alat diagnostik.

Perawatan rutin berkala sangat penting untuk mencegah keluhan motor brebet. Bersihkan karburator atau injektor secara teratur, ganti busi sesuai jadwal rekomendasi pabrikan, dan ganti filter udara setiap 10.000 km sekali atau lebih cepat jika sering melintasi jalan berdebu.

[Red/Valda]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ace Hasan Bantah Isu Pencatutan Nama untuk Jatah Kuota Haji Pribadi

8 September 2026 - 23:06 WIB

BMKG Kaji Penyederhanaan Istilah Peringatan Bencana untuk Mitigasi Masyarakat

8 September 2026 - 23:03 WIB

FMIPA Unhas Bekukan Aktivitas Lembaga Kemahasiswaan Imbas Dugaan Kekerasan Maba

8 September 2026 - 23:00 WIB

Kondisi Gunung Anak Krakatau Stabil, BMKG Pastikan Tidak Ada Anomali Gelombang

8 September 2026 - 20:03 WIB

Buntut 70 Siswa Sleman Keracunan, Ibu-ibu Protes Pukul Panci Tuntut Evaluasi MBG

8 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline