Menlu RI Tegaskan Rakyat Indonesia Jadi Korban Utama Dampak Karhutla Sektor Pertanian Alami Kerugian Rp 50 Triliun Akibat Karhutla, Mentan Matangkan Data Lahan Jasa Raharja Perkuat Penanganan Korban Kecelakaan Jelang Nataru 2026/2027 Luhut Tegaskan Alasan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Langkah Bersejarah, Klub Norwegia Eks Liga Europa Resmi Rekrut Pemain Indonesia Kesiagaan Militer AS Menuju Iran, Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir Tunggu Keputusan Trump

Ekonomi & Bisnis

Stok Masker di Stasiun Depok Lama Ludes Terjual dalam Sehari

badge-check


					(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU) Perbesar

(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)

DEPOK, GLOBALSIAR.COM (07/09/2026) – Fenomena lonjakan permintaan alat pelindung diri terjadi secara mendadak di kawasan Stasiun Depok Lama, di mana persediaan masker dilaporkan ludes terjual hanya dalam waktu satu hari. Para pedagang di sekitar lokasi mengaku terkejut dengan kecepatan habisnya stok mereka dibandingkan hari-hari biasanya. Peningkatan volume pembeli ini mulai terlihat signifikan sejak jam sibuk keberangkatan penumpang komuter pada pagi hari.

Banyak gerai dan lapak pedagang kaki lima yang biasanya memiliki persediaan cukup untuk satu minggu, kini harus menghadapi rak-rak kosong. Para pembeli yang didominasi oleh pengguna jasa transportasi kereta api terlihat berbondong-bondong mencari masker medis maupun jenis lainnya. Situasi ini memicu kesibukan luar biasa bagi para pelaku usaha kecil di area tersebut yang harus segera menghubungi distributor guna mengamankan pasokan tambahan.

Meskipun terjadi lonjakan permintaan yang sangat tinggi, sebagian besar pedagang berupaya mempertahankan harga jual pada level normal untuk menghindari keluhan konsumen. Namun, beberapa pedagang menyatakan kekhawatiran jika pengiriman dari pusat mengalami keterlambatan, mengingat tingginya animo masyarakat saat ini. Kondisi pasar di sekitar stasiun menjadi sangat dinamis seiring dengan berubahnya kebutuhan mendesak para komuter yang melintas.

Hingga menjelang petang, beberapa titik penjualan masih ramai didatangi warga meskipun pengumuman stok habis telah terpasang di banyak tempat. Para pelaku usaha berharap distribusi barang dapat kembali normal dalam waktu dekat guna memenuhi kebutuhan publik yang meningkat tajam di kawasan transportasi massal tersebut. Laporan ini disusun kembali oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menlu RI Tegaskan Rakyat Indonesia Jadi Korban Utama Dampak Karhutla

27 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Sektor Pertanian Alami Kerugian Rp 50 Triliun Akibat Karhutla, Mentan Matangkan Data Lahan

27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Jasa Raharja Perkuat Penanganan Korban Kecelakaan Jelang Nataru 2026/2027

27 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Luhut Tegaskan Alasan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura

27 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Langkah Bersejarah, Klub Norwegia Eks Liga Europa Resmi Rekrut Pemain Indonesia

27 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di Headline