Kisah Tragis PMI Ilegal Asal Bangkalan: Meninggal di Malaysia Setelah 15 Tahun Merantau KPK Panggil Istri Eks Bupati Pemalang Terkait Kasus Pemerasan ASN Polda Riau Tetapkan 49 Tersangka Karhutla, Hampir 3.000 Hektar Lahan Hangus Ahmad Sahroni Tegaskan RUU Perampasan Aset Bukan Instrumen Penyalahgunaan Kekuasaan Pemerintah Secara Resmi Akui Program Makan Bergizi Gratis Gagal Memenuhi Target Siswa SMA di Trenggalek Meninggal Dunia Usai Terjatuh ke Sungai Sedalam 3 Meter

Headline

Kisah Tragis PMI Ilegal Asal Bangkalan: Meninggal di Malaysia Setelah 15 Tahun Merantau

badge-check


					(KOMPAS.com / Dokumentasi Disperinaker Bangkalan ) Perbesar

(KOMPAS.com / Dokumentasi Disperinaker Bangkalan )

BANGKALAN, GLOBALSIAR.COM (07/09/2026) – Duka mendalam menyelimuti warga Kabupaten Bangkalan, Madura, menyusul kabar meninggalnya seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural di Malaysia. Almarhum dilaporkan mengembuskan napas terakhir setelah menetap dan bekerja di Negeri Jiran selama kurang lebih 15 tahun tanpa pernah pulang ke kampung halaman.

Proses pemulangan jenazah menjadi perhatian khusus karena status almarhum yang merupakan pekerja ilegal atau tidak memiliki dokumen resmi selama masa kerjanya. Meski terkendala masalah administrasi, koordinasi intensif antara pihak otoritas terkait dan pemerintah daerah setempat akhirnya membuahkan hasil sehingga jenazah dapat diterbangkan kembali ke tanah air untuk prosesi pemakaman yang layak.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kontak terakhir dengan almarhum hanya dilakukan melalui sambungan telepon. Kepergian yang mendadak ini menjadi pukulan berat bagi kerabat di Bangkalan yang selama belasan tahun menantikan kepulangan almarhum dalam keadaan sehat. Faktor kesehatan diduga menjadi penyebab utama wafatnya pria paruh baya tersebut di perantauan.

Menanggapi insiden ini, otoritas setempat kembali mengingatkan pentingnya mengikuti prosedur legal dalam bekerja ke luar negeri guna memastikan jaminan perlindungan dan keamanan bagi para pekerja. Kasus ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi pekerja migran tanpa dokumen resmi di luar negeri. Laporan ini disusun kembali dan ditulis ulang oleh GlobalSiar.

Pemkab Bangkalan melalui dinas terkait memastikan akan terus memantau proses kepulangan hingga ke rumah duka dan memberikan pendampingan yang diperlukan bagi keluarga yang ditinggalkan. Upaya edukasi mengenai migrasi aman terus digencarkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Artikel ini disusun kembali dan ditulis ulang oleh GlobalSiar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPK Panggil Istri Eks Bupati Pemalang Terkait Kasus Pemerasan ASN

7 September 2026 - 23:00 WIB

Polda Riau Tetapkan 49 Tersangka Karhutla, Hampir 3.000 Hektar Lahan Hangus

7 September 2026 - 20:05 WIB

Ahmad Sahroni Tegaskan RUU Perampasan Aset Bukan Instrumen Penyalahgunaan Kekuasaan

7 September 2026 - 20:00 WIB

Pemerintah Secara Resmi Akui Program Makan Bergizi Gratis Gagal Memenuhi Target

7 September 2026 - 18:42 WIB

Siswa SMA di Trenggalek Meninggal Dunia Usai Terjatuh ke Sungai Sedalam 3 Meter

7 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Headline